Stasiun Bandara SOLO Balapan yang baru di resmikan.

      Comments Off on Stasiun Bandara SOLO Balapan yang baru di resmikan.

KA ini menghubungkan antara Stasiun Solo Balapan di Solo dengan Bandara Adi Soemarmo di Boyolali. Setelah Stasiun KA Bandara Adi Soemarmo rampung dibangun, kini menyusul peron KA Bandara di Stasiun Solo Balapan kelar digarap.

stasiun bandara SOLO

PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM) telah berhasil membangun ruang tunggu dan peron KA Bandara sebagai sarana pendukung bakal beroperasinya KA Bandara.

Berharap bisa berkembang menghubungkan antara Bandara Adi Soemarmo dengan Bandara Adi Sucipto dan New Yogyakarta International Airport.

Inilah wujud ruang tunggu dan peron KA Bandara. Segala fasilitas yang ada kami juga mempertimbangkan disabilitas people. Didukung 40 AC, toilet, ruang tunggu, pintu otomatis, dan sebagainya

 Peresmian ruang tunggu dan peron KA Bandara oleh Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, di Stasiun Solo Balapan, pada Kamis 29/8/2019 lalu.

Dirut PT KAI, Edi Sukmoro, berharap ini menjadi model untuk diterapkan pada KA Bandara lainnya.

“Keberadaan Ruang Tunggu dan Peron KA Bandara di Stasiun Solo Balapan yang terkoneksi dengan moda transportasi Kereta Api, maupun moda transportasi darat (Bus) melalui Terminal Tirtonadi yang dihubungkan dengan skybridge sekaligus menghubungkan tiga bandara yakni Adi Soemarmo Surakarta, Adisutjipto Yogyakarta serta Bandara Yogyakarta International Air Port di Kulonprogo merupakan jawaban bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan transportasi,” papar Dirut.

“Keberadaan Ruang Tunggu dan Peron KA Bandara di Stasiun Solobalapan yang terkoneksi dengan moda transportasi lain tentunya dapat dijadikan model transportasi yang ideal untuk menjawab masalah transportasi di masa mendatang,” tambah dia.

Bangunan peron tunggu ini terdiri atas dua lantai ini berada di jalur 9 yang dimatikan. Adapun bentuknya menonjolkan desain modern dengan atap setengah lingkaran lonjong dari bahan Alumunium Composite Panel (ACP). Sementara dindingnya memanfaatkan kaca, lantai peron menggunakan batu granit warna putih.

“Desain dan bangunan peron seperti ini baru satu-satunya yang kami bikin di stasiun kereta api di Indonesia. Peron tunggu KA Bandara ini dibangun dua lantai. Lantai I memiliki luas 645 meter persegi dan berfungsi sebagai peron naik turun penumpang kereta api, sementara lantai II dengan luas 1.299 meter persegi sebagai ruang tunggunya,” tutur Project Manager PT Kereta Api Properti Manajemen, Sugeng Saputro.

PT KAPM yang notabene anak perusahaan PT KAI-lah yang menggarap proyek yang dilaksanakan selama 240 hari sejak 26 September 2018 lalu ini dan rampung pada 30 Juni 2019 lalu.

Selain desain modern, peron tunggu KA Bandara juga dilengkapi pendingin udara atau air conditioner (AC) sehingga menjadi nonsmoking area atau ruangan bebas rokok.

Sudah adakah yang menggunakan fasilitas ini sejak di buka ??

 Source from : Bisnis.com,