Musem Sawahlunto, Bagian Sejarah Kereta Api Sumatera

      Comments Off on Musem Sawahlunto, Bagian Sejarah Kereta Api Sumatera
Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera – kai.id

Musem Sawahlunto, Bagian Sejarah Kereta Api Sumatera

          Perkembangan kereta api Sumatera di masa lalu ditandai dengan dibangunnya stasiun Sawahlunto untuk jalur kereta api oleh Perusahaan Kereta Api Negara Sumatra Staats Spoorwegen (SSS). Rute tersebut dibangun dari Teluk Bayu-Padang Panjang-Bukit Tinggi dan Padang Panjang-Sawahlunto. Semenjak itu, rute jalur kereta api terus bertambah hingga pada  tahun 1892 jalur kereta sudah mencapai Muara Kalaban.

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera kai.id

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera kai.id

          Sejarah pembangunan kereta api di Sumatera adalah adanya kebutuhan untuk mengeksplor dan mengangkut sumber daya batu bara di Ombilin, Sawahlunto. Penemuan tersebut bermula ketika pada tahun 1867 ada seorang ahli bernama geologi W.H. de Greeve yang melakukan penelitian di tempat tersebut. Setahun kemudian, peneliti tersebut menemukan kandungan batu bara di Ombilin. Dengan tujuan untuk dapat mengakses daerah tersebut (lokasi pertambangan batu bara Sawahlunto), maka dibangunlah jalur kereta api yang dilanjutkan dari Halte Muara kalaban berbelok ke arah utara dengan melalui sebuah terowongan dan jembatan yang melintasi Sungai Lunto sepanjang 30 meter. Tanggal 1 Januari 1894 jalur tersebut dibuka bersamaan peresmian Stasiun Sawahlunto.

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera kai.id

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera kai.id

          Sebagai upaya melestarikan Stasiun Sawahlunto, PT Kereta Api Indonesia dan pemerintahan Kota Sawahlunto bekerja sama memanfaatkan Stasiun Sawahlunto sebagai museum. Museum Sawahlunto diresmikan tanggal 17 Desember 2005 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Salah satu koleksi Museum Sawahlunto yang terkenal adalah Lokomotif Uap bergigi E1060 atau lebih dikenal dengan sebutan “Mak Itam”. Museum Sawahlunto yang sedang diusulkan sebagai warisan budaya dunia Unesco dapat disewa untuk kegiatan Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, Workshop, dll. Tiket yang ditawarkan yaitu Dewasa Rp 3.000 dan anak/pelajar Rp 2.000.

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera- kai.id

Sawahlunto, Awal Era Perkeretaapian Sumatera kai.id

Berikut jadwal Operasional Museum Sawahlunto:

Waktu Operasional :

Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB dan Sabtu-Minggu 08.00-17.00 WIB

Lokasi :

Jalan A. Yani, Sawahlunto, Sumatera Barat 27422