Menjelajahi Rel Kereta Api Kematian di Kanchanaburi, Thailand

      Comments Off on Menjelajahi Rel Kereta Api Kematian di Kanchanaburi, Thailand

Tur sehari ke kota Kanchanaburi yang sepi, Thailand. Kami mengambil langkah ke masa lalu dan menghabiskan satu hari untuk mengingat sejarah mengerikan dari Kereta Api Kematian.

Sejarah Singkat tentang Kereta Api Kematian

Death Railway Thailand

Kereta Api Kematian adalah bagian yang mengerikan dari sejarah Thailand yang diciptakan oleh darah dan keringat para tahanan perang WWII dan para pekerja budak Asia.

Selama Perang Dunia II, Tentara Kekaisaran Jepang telah mengambil alih Asia Tenggara dan mengumpulkan puluhan ribu tahanan perang yang terampil dan sehat, yang kemudian digunakan sebagai buruh untuk mendukung upaya perang mereka.

Salah satu proyek utama tempat POW ini disalurkan untuk bekerja adalah membangun kereta api. Orang-orang ini, bersama dengan banyak buruh Asia lainnya hanya mencari pekerjaan, ditugaskan untuk membangun kereta api. Itu berasal dari Thailand dan menyeberang ke front perang Burma untuk membantu invasi Jepang ke India.

Awalnya bernama Kereta Api Thailand-Burma, mendapat julukan “Kereta Api Kematian” karena lebih dari seratus ribu pekerja meninggal selama konstruksi 16 bulan antara 1942 dan 1943. Setelah selesai, itu membentang 250 mil dari Ban Pong, Thailand ke Thanbuyuzayat, Burma. Lebih banyak lagi yang meninggal ketika masih berada di kamp-kamp POW hingga 1945.

Panas yang menyengat dan musim hujan menghantui para pekerja. Kurangnya kebersihan, pasokan medis yang tidak memadai, dan pemukulan teratur dari penjaga Jepang dan Korea menyebabkan kondisi kerja yang buruk. Sebagian besar meninggal karena kelelahan, disentri, infeksi, dan kekurangan gizi.

Sekitar 80% dari semua kematian adalah pekerja budak Asia yang terdiri dari warga Birma, Melayu, dan Tamil. 20% sisanya sebagian besar dibagi di antara orang Amerika, Australia, Inggris, Belanda, dan India.

POW akhirnya diselamatkan ketika pasukan Sekutu berhasil menyerbu kamp. Rencana awal yang diperintahkan oleh Jepang adalah untuk membunuh semua POW Sekutu jika terjadi serangan, tetapi orang-orang itu berhasil diselamatkan sebelum eksekusi dilakukan.

Jalur kereta api yang miliki nama asli Myanmar, Death Railway atau jalur kereta kematian, jalur ini merupakan rute kereta sepanjang 415 kilometer yang menghubungkan Bangkok, Thailand dan Rangoon, Myanmar.

Pembangunan jalur ini memang memakan banyak korban, setidaknya ada 90.000 pekerja di mana 16.000 diantaranya adalah tawanan perang Sekutu dan mereka tewas selama pengerjaan jalur kereta ini. Kini sisa-sisa dari rute ini dijadikan tempat favorit wisatawan yang hendak mengunjungi Kanchanaburi, Thailand.

Penasaran untuk mencobanya ??