Inilah Penjelasan Sub Kelas Kereta yang Harus Kamu Ketahui

      Comments Off on Inilah Penjelasan Sub Kelas Kereta yang Harus Kamu Ketahui

Kereta adalah transportasi umum yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan jumlah penumpang Kereta Api yang meningkat dari tahun ke tahun seperti bulan Juni 2019 yang meningkat 2 juta penumang disbanding tahun 2018. Pelayanan yang terus ditingkatkan oleh PT KAI menjadi salah satu faktor keberhasilan kereta api merebut hati pengguna transportasi massal di Indonesia. Ada beberapa kunci yang membuat kereta api menjadi sangat baik, seperti perbaikan di kelas maupun pembagian sub kelas kereta api.

Saat ini ada  enam kelas kereta api yakni ekonomi, ekonomi AC plus, ekonomi premium, bisnis, dan eksekutif. Selain itu ada juga kereta luxury dengan kemewahannya. Ada juga kereta wisata yang memberikan fasilitas super lengkap.

Selain kelas, terdapat pula pembagian sub kelas. Diartikan secara sederhana, sub kelas adalah zona tempat duduk dalam kereta. Pembagian sub kelas ini mulai diterapkan pada April 2013.  Tak ada perbedaan fasilitas sub kelas satu dengan yang lainnya, yang membedakan adalah harga dan zona tempat duduk.

Berikut sub-sub kelas yang ada pada kereta:

1. Eksekutif: A, H, I, J, X (sub kelas A memiliki tarif tertinggi, sub kelas J adalah tarif terendah, dan  X umumnya adalah tarif promo)

2. Bisnis: B, K, N, O, Y (sub kelas B memiliki tarif tertinggi, sub  kelas O adalah tarif terendah, dan  sub kelas  Y adalah tarif promo)

3. Ekonomi komersial: C, P, Q, S, Z (sub kelas C memiliki tarif tertinggi, sub kelas S adalah tarif terendah, dan Z tarif promo).

Susunan duduk di setiap gerbong pun diatur berdasarkan sub kelasnya. Sub kelas termahal (A, B, C) berada di tengah gerbong atau jauh dari pintu. Sedangkan sub kelas termurah (J, O, S) biasanya berada di dekat pintu.

Perbedaan terletak pada letak gerbongnya. Sub kelas dengan harga termahal biasanya memiliki posisi ‘strategis’ yakni di gerbong tengah rangkaian kereta. Penumpang bisa lebih mudah naik dan turun menuju pintu keluar stasiun. Selain itu, biasanya juga  dekat dengan gerbong makan. Jadi, penumpang akan lebih mudah untuk memesan makanan atau minuman.

Perlu dicatat, penerapan sub kelas tidak sama pada setiap kereta api. Bisa jadi pada satu kelas kereta hanya terdapat satu sub kelas dan pada kelas kereta lainnya, terdapat beberapa sub kelas.