Cerita Awal Kereta Layang di Indonesia

      Comments Off on Cerita Awal Kereta Layang di Indonesia

Commuter Line Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diwacanakan akan mempunyai jalur layang. Pembangunan jalur layang ini dimulai tahun 2020. Jalur ini nantinya didesain menyasar rute melingkar (loop line). Rute ini dimulai dari Stasiun Manggarai, lalu ke Tanah Abang, Kampung Bandan, Kemayoran, hingga ke Jatinegara.

Menilik sejarahnnya, KRL beroperasi di Batavia (sekarang Jakarta) sejak 6 April 1925. Melintas pada rel ganda Tanjung Priok (utara) – Jatinegara sejauh 15,6 kilometer. Kemudian jalur listrik berkembang ke Manggarai, Kota, Kampung Bandan, dan kembali ke Tanjung Priok pada Mei 1927. Disebut disebut Ring Baan karena bentuknya melingkari kota.

KRL menjadi transportasi publik andalan warga hingga tahun 1965 sbelum akhirnya berhenti operasi sampai tahun 1972. Hal ini terjadi karena adanya pelayanan yang menurun.

Untuk menghidupkan kembali layanan KRL, pemerintah daerah dan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) mendapat bantuan dari konsultan transportasi asal Jerman. Lalu Jepang mulai menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk turut memperbaiki layanan KRL Jabotabek.  

Pemerintah menyepakati saran dari lembaga kerja sama teknik Jepang JICA dan JARTS pembangunan jalur layang KRL pada rute tengah dari Manggarai sampai Kota sejauh 9,5 kilometer. Kemudian mereka membuat panitia pengarah bersama untuk membuat master plan pengembangan KRL Jabotabek hingga tahun 2000. Panitia pengarah bersama ini terdiri dari Departemen Perhubungan, Bappenas, Departemen Keuangan, Departemen Pekerjaan Umum, Pemerintah DKI Jakarta, dan PJKA dan bersama JICA dan JARTS.

Master Plan itu kemudian terbit pada tahun 1981 dan memuat rencana pembangunan jalur layang rute tengah. Pembangunan jalur layang KRL berlangsung dalam beberapa tahap serta dimulai pada Februari 1988 dan berakhir pada awal 1992.  

Jalur layang KRL layang diresmikan oleh Soeharto dan pertama kali beroperasi pada 5 Juni 1992 hingga saat ini. KRL atau Commuter Line saat ini tetap menjadi andalan para penglaju dari daerah sekitar Jakarta yang mengadu nasib di Jakarta.

Kata Kunci Populer:

  • kereta layang